Dapatkan widget animasi ini !

Sunday, July 29, 2018

Hari Ini Entah


Hari ini perasaanku “entah”,
Ini sebuah rekorku, dalam satu minggu aku menghabisi tiga novel berturut-turut. Aku memang suka membaca novel. Tetapi itu bukan alasannya. Semenjak kau memutuskan untuk kita harus membahagiakan diri sendiri.
Aku menjadikan novel-novel itu sebagai pelarian untuk melupakanmu.
Tapi jalanku salah. Entah mana yang salah, melupakanmu; kembali menyukai novel; atau cerita dalam novel pilihanku yang tidak sesuai.
Novel ketiga yang kubaca adalah novel yang banyak menceritakan adegan menegangkan.
Malamnya aku mimpi buruk, “memimpikanmu”.
Esoknya aku kembali kacau, serpihan-serpihan hati yang sudah kususun berserakan kembali hanya karena aku bertemu denganmu dalam mimpi. Hanya di “mimpi”.
Tapi itu bisa membalikan keadaanku lagi.
Pengaruhmu ternyata sungguh luar biasa hebat sekali,
Kau mengagumkan,
Tapi entah, aku masih mencari tahu,
Pengaruhmu yang sangat kuat atau pelarianku yang kurang tepat.
Atau mungkin menghindari luka dengan berlari itu hl yang sangat buruk.
Semakin berlari, kurasa luka itu semakin pedih.
Tenanglah, aku tak menyalahkanmu tentang lukaku.
Aku yang menyerahkan diriku sendiri untuk bisa kau lukai.
Terima kasih ~

Saturday, July 28, 2018

Review Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye


Tentang Kamu Karya Tere Liye

Saya kurang paham ini nantinya berisi review atau hanya cerita pengalaman saya membacanya. Karena takut ingatan tiba-tiba menghilang jadi diputuskan untuk menulis sisa-sisa ingatan saya mengenai  buku Tere Liye yang menakjubkan ini “Tentang Kamu”.
Buku ini tidak saya beli sendiri, ini hadiah dari sahabat saya (Namanya Devi Tania Putri, nah.. jelas banget kan namanya haha, makasih untuk hadiah indah ini muah muaach) jadi saya kurang tahu harganya berapa. Browsing di Google sih harga antara Rp 75.000 sampai Rp 85.000,- .
Dia kurang suka dengan cerita ini, selera sih. Teman saya lebih suka jenis buku romantic. Jadi setelah baca beberapa lembar, akhirnya di putuskan kasih ke saya sebagai hadiah. Dengan melihat judul, dia mengira ini menceritakan tentang seseorang yang dicintai tokoh utama. But, SALAH BESAR. Hahaa… ini bukan mengenai kisah cinta, ya walaupun ada kisah cintanya sedikit mengenai tokoh  yang diceritakan.
Jadi sekarang mulai menceritakan “Tentang Kamu” ya… jangan “Tentang Teman Saya” haha…
Ehem… cerita tentang fisiknya dulu ya…
Buku di saya ini cetakan ke lima dari penerbit Republika, ada 524 lembar. Warnanya orange dan bergambar sepatu. Isi ceritanya tidak  bisa ditebak dari sampul. Karena gambar sepatu, saya kira menceritakan apa gitu… emm apa ya? entah… hahaa
Ternyata ini berkisah tentang seseorang  bernama Sri Ningsih yang diceritakan oleh Zaman Zulkarnaen. Saya sempat bimbang tokoh utama dalam cerita itu Sri Ningsih atau Zaman Zulkarnaen. Akhirnya saya menarik simpulan bahwa tokoh utama adalah Sri Ningsih, sedangkan Zaman adalah tokoh yang membantu  menceritakan Sri Ningsih.
Novel ini jenis cerita berbingkai. Bahasa gampangnya, ada cerita di dalam cerita.
Jadi ceritanya Zaman Zulkarnaen bekerja di London sebagai pengacara. Dia mendapat amanah untuk mengungkap kasus Sri Ningsih yang baru meninggal dengan mewariskan banyak sekali kekayaan.
Berpacu dengan waktu, Zaman harus segera mengungkap misteri ini. Siapa yang berhak menerima warisan Sri karena latar belakang dan kisah hidup Sri Ningsih yang misterius.
Mulailah Zaman mencari tahu mengenai Sri di kota kelahirannya yang ada di Indonesia. Dari kota kelahiran Sri di Pulau Bungin, Zaman berpindah  ke madrasah di Surakarta tempat Sri hidup selanjutnya. Lalu berpindah lagi ke Jakarta, Sri memulai usaha disana sampai bisa memiliki pabrik sabun sendiri. Di puncak kejayaan, Sri memutuskan menjual pabrik.
Lalu pindah ke London, Sri memulai dari bawah lagi menjadi sopir bus, disini Sri bertemu dengan cintanya. Setelah di London, Sri pindah seorang diri ke Paris, tinggal di panti jompo.
Sri selalu pindah karena dikejar masa lalu (penghianatan atau dikhianati).
Disini akan ada banyak amanat yang bisa dipetik, mengenai kegigihan, perjuangan, cinta, kesabaran, pengetahuan dan banyak hal yang disisipkan penulisnya.
Ini adalah buku kesekian kalinya yang saya baca milik Tere Liye. (setahu saya) Sampai buku ini, tanpa atau disengaja oleh penulis, dia selalu menyisipakan mengenai pengetahuan “ekonomi”. Menilik salah satu faktor eksternal novel yaitu latar belakang pendidikan penulis adalah lulusan ekonomi di Universitas Indonesia  (sumber: Wikipedia).
Bisa jadi pengetahuan juga sih buat pembaca, (good)
Sudah yaa, cerita saya jangan detail-detail banget. Kasihan bang Tere nanti novelnya gak dibeli gara-gara sudah tahu cerita dari baca tulisan ini.
Simpulannya, buku ini recommended buat dibaca orang seperti saya yang kurang suka dengan cerita cinta romantis.
Bagus tidaknya sih relatif ya….
Karena dalam pemikiran saya yang sudah terlanjur jatuh cinta dengan kaya Tere Liye. Setiap pegang buku yang ada tulisan karya Tere Liye, tanpa harus lihat dalam bukunya, saya sudah berani bilang cerita didalam nya bagus. Hahaa….
Selamat membeli lalu membaca….

Ditinggalkan dan Meninggalkan (Ditinggalkan)


Ditinggalkan dan Meninggalkan
Ditinggalkan
Kau tak akan pernah tahu perasaanku yang harus menguatkan hati melihat kau pergi. Tanpa pernah tahu apa salahku supaya aku bisa memperbaiki diri.
Ayolah…. Aku bersedia memperbaiki diri. Mengapa harus kau ambil keputusan sendiri tanpa memberiku kesempatan untuk mendengar keluhmu, tentang hal yang seharusnya bukan alasan untuk membuangku.
Kau hebat meninggalkanku tanpa memberi alasan pasti, padahal baru kemarin kau bilang “aku mencintaimu”
Lalu kau datang menemuiku,
Mengatakan bahwa kita tak bisa bersama lagi.
Sebelum itu aku sering berkata pada diriku sendiri,
“aku tak bisa bisa membayangkan jika aku tidak bersama kau lagi”,
Dan ternyata aku memang tidak bisa membayangkannya. Tetapi langsung ku alami.
Pedih sekali…
Aku memang masih bisa bernafas tanpa kau, aku masih bisa makan tanpa kau, aku masih bisa segalanya tanpa kau.
Tapi seakan yang kuhirup adalah ucapan indah kau,
Yang ku makan kenangan manis kau
Dan segalanya berbentuk tentang kau.
Aku semakin membenci kebersamaan dengan siapapun
Karena dalam kebersamaan pasti ada perpisahan
Menyedihkan sekali pemikiranku karena kau

Tuesday, January 23, 2018

Pengalaman Kena Tilang , Pilih Slip Merah atau Slip Biru?

Rabu siang saya berangkat dari Kebumen ke Semarang buat ambil toga, naik motor sendirian. Haha… pendekar (gambar orang pake iket kepala). Kurang lebih perjalanan tiga setengah jam. Nah… masuk kabupaten Semarang ternyata ada tilangan. Saya tenang-tenang saja karena surat-surat sudah lengkap dan memang sudah biasa ada tilangan di daerah itu. Saya keluarkan surat-surat, lalu ditanya pak poy “kamu tahu garis marka?”
“iya tahu”
“kalau garisnya nyambung itu dilarang mendahului, ayo ikut saya”
Saya heran kenapa saya dibawa ke pos, lalu surat-surat saya diberikan ke pak polisi yang lain. Saya disuruh duduk dan dijelaskan kalau saya melanggar marka. Apa? Saya gak merasa.
Tanpa ditanya dan basa-basi, pak poy langsung mengeluarkan surat tilang. Lah saya gak mau dong, karena saya tidak merasa melanggar. Akhirnya saya dibawa pak poy lain untuk lihat rekamannya. Tapi ternyata hanya disambungkan lewat HT ke polisi yang gak tahu dimana tempatnya. Saya dibilang mendahului truk.
Saya tetap menyangkal, tapi pak poy tetap memberi tilang.
Tilangnya satu bulan kemudian, lah saya bilang kalau saya gak bisa dateng, jauh pula tempatnya. Saya minta lewat atm saja. Lalu pak poy menjelaskan, kalau saya mau seperti itu berarti pakai slip biru, saya harus bayar denda paling tinggi yaitu 500 ribu. Tapi nanti lebih ribet, soalnya saya tetap harus datang ke pengadilan dan bolak-balik. Saya diam saja. Dan pak poy memberi slip biru.
Saya terima saja dan lanjutkan perjalanan, sampai kos saya lihat-lihat slipnya. Saya kaget karena di keterangan slip itu benar kata pak poy. Saya langsung lemas. Gak sempet mandi gak sempet makan. Saya langsung browsing. Lihat-lihat di kaskus, banyak review yang menceritakan betapa ribetnya pakai slip biru. Tapi ada pula yang review bagus. Katanya nunggu aja pas tanggal sidang, nanti datang ke bank (tapi ini bukan sembarang bank ya…) dan bayarkan sesuai tuntutan, jangan lupa lebihi seribu untuk biaya administrasi. Ada pula yang bilang datang saja ke pengadilan, gak perlu transfer.
Akhirnya saya datang pas tanggal sidang, saya sengaja datang terlambat supaya sampai sana tinggal bayar. Dijadwal pukul 09.00 saya datang pukul 11.00, benar saja, sampai sana saya tinggal meletakan surat tilang di keranjang yang telah disediakan (diatasnya ada tulisan “penyerahan surat tilang slip  merah”) tapi kata petugas, gapapa pakai slip biru. Belum satu menit saya duduk. Saya langsung dipanggil, saya didenda Rp 59.000,00 dan biaya administrasi seribu, jadi total Rp 60.000,00.
Huft… lega sekali SIM sudah kembali.

Jadi mau slip merah atau biru, sepertinya dalam pelaksanaan sampai sekarang belum ada bedanya.

Wednesday, January 10, 2018

review interview call center di Infomedia Telkom

haloow....
kalau sebelumnya saya review pengalaman interview di Indosat. Sekarang nih saya review pengalaman interview call center di Infomedia.
mungkin ini gak review kali yaa.. karena nanti di bawah akan ada perbandingan dari kedua perusahaan ini. haha...
menurut saya, interview di Indosat itu lebih ketat dan rapi dibanding di Infomedia.
eitss jangan salah, bukan berarti Infomedia itu gampang yaa..
nah Infomedia ini merupakan perusahaan outsorcing yang memperkerjakan call center, mulai dari garuda, bank BRI, dan telkom 147.
kalau untuk garuda, diutamakan harus bisa bahasa Inggris.
kalau saya interview sebagai call center Telkom 147.
awalnya saya nitip lamaran lewat teman saya yang sudah kerja di sana, ada yang dipanggil cepat dan ada yang beberapa bulan kemudian baru dipanggil. alhamdulillah saya di tengah-tengah, hahha..
seminggu kemudian saya dipanggil.
masuk saya presensi, dan diberi kertas untuk mengisi biodata. diurutkan berkas lamaran sesuai intruksi. lalu di kasih kertas kosong untuk meceritakan prestasi yang telah diraih setahun ini.
selesai. kami di bagi menjadi dua kelompok. kelompok pertama untuk psikotes terlebih dahulu. Kelompok lainnya untuk tes mengetik. psikotesnya seperti psikotes umumnya. yang itung itungan, terus gambar, tebak gambar diberi waktu tertentu. ruangannya kurang kondusif karena sebelah kita psikotes, ada kelas training dan hanya disekat papan kayu menyerupai tembok. setelah itu kami interview HR, interviewnya ringan, hanya bertanya seputar diri kita. setelah itu saya lanjut interview Unser, Usernya baiiiikkk banget. salah sebut nama saya saja, minta maap (patut di contoh, haha).
saat interview User saya hanya disuruh menceritakan kesulitan dan kemudahan dua pengalaman kerja terakhir saya yaituuu jadi guru bimbel dan kerja panggilan di Mustika Ratu.
akhirnya pukul 16.00 WIB, pengumuman... dan saya diterima..
syukurnya interview disini tidak selama di Indosat yang memakan waktu sampai magrib huhu.. besoknya saya disuruh datang untuk pembekalan atau aapa itu namanya jam 15.00 WIB. lalu hari berikutnya training....

Tuesday, November 14, 2017

Pengalaman interview Call Center di PT Indosat Ooredoo


Apa kabar sweetheart?
Setelah sekian lama tidak menjamah blog lagi karena merasa tidak ada manfaatnya selain untuk menyimpan tulisan puitis, akhirnya baru disadarkan dengan tema ini “Pengalaman menjadi call center”. Baru sadar. Tenyata blog memberi kita banyak manfaat, salah satunya ya untuk mencari tahu apa yang kita kurang dan sama sekali tidak tahu.
Saya baru lulus dari Universitas Negeri Semarang sweet, minta ucapan selamatnya dong J hahaa….
Saya dinyatakan lulus pada tanggal 25 Oktober 2017. Jadi hitungan kuliah 4 tahun 1 bulan 23 hari. Eittss… jadi bablas ingin cerita pengalaman skripsi nih… wekaweka.
Kembali ke garis merah, jadi setelah selesai berkeringat ria mengejar daftar wisuda, iseng-iseng nih daftar kerja. Banyak bingo perusahaan yang saya lamar dari mulai bank, pabrik, PT, jasa tutor sampai apa lagi lupa sangking banyaknyo. Nah di internet, ada tuh lowongan jadi call center. 

Iseng dong saya sms sesuai formatnya. Sebenarnya saya kurang paham call center kerjanya gimana, saya cari-cari ternyata menangani complain pelanggan. Hemm… saya bisa belajar untuk professional dalam pekerjaan ini.
Saya kira proses konfirmasi lamaran itu lama. Ternyata Indosat gercep sekalee… dua hari kemudian sms saya dibalas dan disuruh datang ke gerai Indosat di Pandanaran, Semarang pukul 08.00. Karena takut memberi kesan kurang baik, saya berangkat dari kos pukul 07.00.  Datang deh kesana, banyak banget yang mau interview juga. Saya kira hanya sepuluh atau lima orang. Haha, prediksi melenceng jauh.
Kami disuruh nunggu di loby dan diberi aturan mainnya sama mbak resepsionis. Lalu kami naik ke lantai 5 khusus karyawan dan pelamar. Jadi yang nganter disuruh nunggu di lantai dasar. Saya sarankan nih sweet, jangan minta diantar, kasihan yang ngantar. Iya kalau kita gak lolos pulangnya mah cepet, nah kalau lolos? Kita pulang bisa sampai Maghrib. Mengapa demikian? Ada keterangan dibawah ini. haha….
Sampai di lantai lima, tenyata ada juga yang di lantai 6 karena gak muat.
Kami disodorkan kertas berisi rincian gaji, cuti, tanggung jawab, hak dan banyak lah. Nah disini yang kurang cocok dengan gajinya boleh langsung pulang. Banyak yang akhirnya pulang. Memang hitungan gajinya dibawah UMR, yaitu 1,4 juta dan tunjangan 4ratus untuk makan dan transport. Malah mbak-mbak samping kiri saya bilang “Lah gaji segini buat apa? Beli lipstick aja kurang”, terus mbak-mbak sampingnya nyautin “Udah gapapa, cari pengalaman training. Itung-itung training gratisan” dan mereka tertawa. Mungkin niat jahat mereka didengar ya… mereka tahap awal gak lolos. Gantian saya yang ketawa jahat, wekaweka.
Saya sempat goyah karena masalah gaji, tapi apa salahnya mencoba? Inikan kali pertama interview. Coba dulu deh… oke, akhirnya kertas tersebut saya tanda tangani. Saya sempat ngobrol dengan samping kanan saya, tenyata dia lulusan kebidanan dan sepat bekerja. Dia memilih keluar dan daftar disini. Wah berarti pekerjaan ini tidak terlalu buruk. Tapi ternyata mbak kanan saya tidak diterima.
Pukul 12.00 WIB saya baru dipanggil setelah hampir bertelur karena pantat panas nunggu lama. Saya berhadapan dengan mas-mas HRD yang gak sempet kenalan, tapi dia tahu nama saya (haha… iya lah secara dia pegang lamaran saya). Beliau mempersilahkan saya memperkenalkan diri. Tips nih buat sweetheart, kalau disuruh seperti itu. Sweetheart jangan hanya memperkenalkan nama, alamat, nama orang tua, nama nenek, nama tetangga atau nama yang gak berkaitan dengan hal ini. Sweetheart ceritakan juga pengalaman kerja dulu, kerja gak harus pakai jas, duduk rapih, dandan menor yaa!!!! Kalau misal dirumah punya warung atau jualan online, jual jengkol, jual sempak, jual beha (eits… stop… makin saru) haha… Sweetheart bisa ceritakan tuh. Itu bisa jadi point lebih buat Sweetheart dari pelamar yang lain.
Lalu disuruh perkenalan diri pakai bahasa English, set dah … haha, untung saya setelah dapat sms panggilan langsung belajar di tutor sama honey bunny sweethome :* Nah tips nih, apabila perkenalan, Sweetheart tutup dengan kalimat yang dikuasai. Karena biasanya kalimat penutup lebih menonjol dari kata-kata yang lain (kayak kata-kata mantan wkwk). Misal, kalau Sweetheart semasa kuliah gak ada satupun ilmu yang nyantol (kebangetannya kayak saya, haha) Sweetheart jangan tutup perkenalan dengan jurusan Sweetheart. Tutup kalimat dengan hobi, nah kalau ditanya mengenai hobi kan biasanya lebih menguasai dari pada harus menjelaskan materi-materi selama kuliah.
Contoh nih saya waktu perkenalan, my name is …. You can call me… Iam graduated from Semarang State University major Indonesian literature. I very love reading novels Tere Liye.
Entahlah itu bahasa Inggrisnya bener apa nggak, yang penting kalau ngomong ‘R’ saya tekuk lidahnya biar kayak bule. Hahaa…
Lalu saya ditanya mengapa ingin kerja disini. Kalau yang ini pinter-pinter deh cari referensi, yang penting jujur tapi diolah dengan kata-kata yang baik.
Setelah itu saya disuruh datang lagi pukul 14.00, nah saya heran Sweetheart. Soalnya, kebanyakan sebelum saya pada disuruh nunggu kabar dua sampai tiga hari. Hem… tips nih, kalau disuruh nunggu berhari-hari, Sweetheart jangan benar-benar nurut nunggu sambil jumpalitan di kos yaaa. Bisa jadi itu kata halus HRD sebagai ungkapan bahwa lamaran ditolak.
Nah sudah pukul 14.00
Kami diberi soal dua halaman, satu halaman pakai bahasa inggris dan ada listeningnya, ada juga yang disuruh menceritakan hobi 2 paragraph pakai bahasa inggris. Ini gak dijaga ketat, jadi Sweetheart kalau mau nakal dikit bisa translate.
Terus ada tes logika, (muter2 gambar balok), ngitung susunan angka. Tips nih buat ngitung susunan angka, setiap susunan akan diberi waktu satu menit kalau mbaknya bilang pindah, nah Sweetheart langsung pindah menghitung susunan berikutnya. Usahakan batas tinggi hitungan antar susunan jangan terlalu jauh ya…
Ada juga Sweetheart harus menggambar sesuatu dari sebuah titik, garis atau coretan yangn sudah ditentukan. Usahakan jangan urut ya… kalau urut kita biasanya dinilai sebagai orang yang kaku. Nanti Sweetheart disuruh menandai mana yang paling disukai, paling mudah dan kurang disukai.
Terus disuruh gambar pohon,  selain pohon beringin, pisang, bambu apa lupa haha… usahakan sisa kertas di kanan kiri yang tidak digambar itu seimbang. Gambar pohon ditengah, dan gambarlah secara detail seperti buah, ranting, dahan, (ulet, sarang burung haha.. kalau ini berlebihan.)
Lalu kita disuruh menggambar manusia LENGKAP
Mengapa LENGKAP saya capslk? Karena ada cerita lucu saat itu. Saya dengar dengan jelas mbaknya bilang manusia lengkap, jadi saya gambar lengkap dengan payudara dan alat kelamin (wkwkwk). Lalu kita disuruh memberikan nama, umur, kegiatan yang sedang dikerjakan, kejelekan dan kebaikan.
Tips dari “Anisa” teman saya, kalau kita gambar orang, gambar sesuai posisi yang sedang kita lamar.
Akhirnya sekitar pukul 16.00 psikotest yang melelahkan selesai.
Nah habis ini tes suara, Sweetheart akan ditelepon ke nomor Sweetheart yang sudah dicatatkan dengan membaca teks yang sudah tersedia. Tips nih, jangan sampai suara terdengar medok dan nada dijaga seperti sedang mengobrol dengan pelanggar.
Akhirnya tahap terakhir, tes mengetik.
Sweetheart akan diajak ke ruang training, di sana ada banyak Komputer. Sweetheart harus mengetik cepat dan tepat selama 2 menit. Tips lagi nih, periksa dulu (dengan cepat) sebelum menekan spasi. Karena apabila telah menekan spasi, maka tulisan tersebut terkunci dan tidak dapat diubah. Sweetheart harus bisa menyelesaikan minimal satu teks yang terlihat dan kesalahan tulisan minimal 95%. Tinggal tunggu deh ditelpon untuk konfirmasi training beberapa hari lagi.
Setelah itu bisa pulang, saya sampai kos pukul 19.30 WIB. Melelahkan sekali. Tapi cukup efektif karena diselesaikan dalam satu hari.  
<3 <3 <3 mbak mbak dan mas mas call center. Ternyata perjuangan begitu melelahkan. Maafkan saya karena terlalu menganggap pekerjaan ini mudah. Huhu…

Untuk pengalaman training. Setelah ini saya tuliskan. 

Saturday, November 11, 2017

Review Cuci Muka Clean & Clear Natural Bright Face Wash



Aku sering pengin banget jadi putih, coba sana sini pakai cream pemutih dan cuci mukanya sekalian. Dulu pakai sabun pemutih yang gak ada tulisan merk nya haha… (warnanya hijau dan baunya wangi), ada efeknya sih jadi putih. Tapi ragu sama kandungan bahannya. Terus aku memutuskan untuk berhenti dan pakai garnier warna pink itu, kalau gak salah namanya sakura white, baru habis satu tube dan belum kelihatan hasilnya (gak ada puasnya haha..).
Akhirnya tertarik juga pakai Clean & Clear Natural Bright Face Wash karena sering lihat iklan di Youtube gara-gara bosen cari jurnal buat nulis skripsi. Awalnya ragu, tapi gak salah juga kan coba-coba?
Iklannya menarik banget, mendukung cewek Indonesia yang punya beragam warna kulit untuk pede dan bangga dengan warna kulitnya sendiri. Kebetulan saya hitam manis hehe…
Pengin banget punya kulit putih, tapi saat kuliah banyak yang bilang kalau hitamku tuh bersih dan cantik. Jadi gak perlu ngiri pengin putih. Dannn…. Pas banget, lihat iklan Clean & Clear Natural Bright Face Wash terbaru itu, terus lihat pemeran dari berbagai latar belakang kecerahan kulitnya, ada yang putih, kuning, sawo matang, hitam, hitam bangett…mereka cantik alami.
Jadi tertarik deh pakai produk ini. akhirnya beli di minimarket setelah bermenit-menit nimbang-nimbang antara beli garier lagi atau produk ini. isinya 100ml harganya lupa hihi….
Warnanya cantik, pink trasparan, cewek banget… dan ada gelembung-gelembung udara didalamnya. baunya sih lumayan bersahabat. Karena kebiasaan pakai cuci muka yang teksturnya kayak cream, pas pakai produk ini jadi aneh. Takaran pemakaian harus 2x lebih banyak dari cuci muka cream biasa (contoh : facial wash cream gariner). Jauh lebih boros. Berhubung aku anak kos, jadi borosnya kerasa banget (maklum harus pinter-pinter pakai duit).
Busanya gak terlalu banyak, mungkin kalau di pelajaran lingkungan hidup produk kayak gini lebih ramah lingkungan. Tapi kurang ramah di hati xixii… karena kalau busanya gak kerasa, muka jadi kurang kerasa terjamahnya (ceile…)
Terus bilasnya harus pakai air banyak, karena kalau hanya tiga sampai empat kali bilas. Rasanya cuci muka ini masih nempel aja.
Dannn… dalam ekspetasi ku, muka asliku yang hitam akan terlihat memancarkan cahaya kecantikan aslinya. Tapi kok biasa-biasa aja ya sampai saat ini? haha…. (mungkin ini karena sifat kurang sabarku padahal baru habis dua pertiga botol.)
Aku berniat, setelah habis satu botol ini. aku akan pakai produk lain saja yang teksturnya cream dan banyak busa, haha… biar lebih irit.

Ini pendapat dari pengalaman pribadi loh… mungkin masih ada review bagus soal produk ini dari lain sumber.