Dapatkan widget animasi ini !

Tuesday, January 23, 2018

Pengalaman Kena Tilang , Pilih Slip Merah atau Slip Biru?

Rabu siang saya berangkat dari Kebumen ke Semarang buat ambil toga, naik motor sendirian. Haha… pendekar (gambar orang pake iket kepala). Kurang lebih perjalanan tiga setengah jam. Nah… masuk kabupaten Semarang ternyata ada tilangan. Saya tenang-tenang saja karena surat-surat sudah lengkap dan memang sudah biasa ada tilangan di daerah itu. Saya keluarkan surat-surat, lalu ditanya pak poy “kamu tahu garis marka?”
“iya tahu”
“kalau garisnya nyambung itu dilarang mendahului, ayo ikut saya”
Saya heran kenapa saya dibawa ke pos, lalu surat-surat saya diberikan ke pak polisi yang lain. Saya disuruh duduk dan dijelaskan kalau saya melanggar marka. Apa? Saya gak merasa.
Tanpa ditanya dan basa-basi, pak poy langsung mengeluarkan surat tilang. Lah saya gak mau dong, karena saya tidak merasa melanggar. Akhirnya saya dibawa pak poy lain untuk lihat rekamannya. Tapi ternyata hanya disambungkan lewat HT ke polisi yang gak tahu dimana tempatnya. Saya dibilang mendahului truk.
Saya tetap menyangkal, tapi pak poy tetap memberi tilang.
Tilangnya satu bulan kemudian, lah saya bilang kalau saya gak bisa dateng, jauh pula tempatnya. Saya minta lewat atm saja. Lalu pak poy menjelaskan, kalau saya mau seperti itu berarti pakai slip biru, saya harus bayar denda paling tinggi yaitu 500 ribu. Tapi nanti lebih ribet, soalnya saya tetap harus datang ke pengadilan dan bolak-balik. Saya diam saja. Dan pak poy memberi slip biru.
Saya terima saja dan lanjutkan perjalanan, sampai kos saya lihat-lihat slipnya. Saya kaget karena di keterangan slip itu benar kata pak poy. Saya langsung lemas. Gak sempet mandi gak sempet makan. Saya langsung browsing. Lihat-lihat di kaskus, banyak review yang menceritakan betapa ribetnya pakai slip biru. Tapi ada pula yang review bagus. Katanya nunggu aja pas tanggal sidang, nanti datang ke bank (tapi ini bukan sembarang bank ya…) dan bayarkan sesuai tuntutan, jangan lupa lebihi seribu untuk biaya administrasi. Ada pula yang bilang datang saja ke pengadilan, gak perlu transfer.
Akhirnya saya datang pas tanggal sidang, saya sengaja datang terlambat supaya sampai sana tinggal bayar. Dijadwal pukul 09.00 saya datang pukul 11.00, benar saja, sampai sana saya tinggal meletakan surat tilang di keranjang yang telah disediakan (diatasnya ada tulisan “penyerahan surat tilang slip  merah”) tapi kata petugas, gapapa pakai slip biru. Belum satu menit saya duduk. Saya langsung dipanggil, saya didenda Rp 59.000,00 dan biaya administrasi seribu, jadi total Rp 60.000,00.
Huft… lega sekali SIM sudah kembali.

Jadi mau slip merah atau biru, sepertinya dalam pelaksanaan sampai sekarang belum ada bedanya.

Wednesday, January 10, 2018

review interview call center di Infomedia Telkom

haloow....
kalau sebelumnya saya review pengalaman interview di Indosat. Sekarang nih saya review pengalaman interview call center di Infomedia.
mungkin ini gak review kali yaa.. karena nanti di bawah akan ada perbandingan dari kedua perusahaan ini. haha...
menurut saya, interview di Indosat itu lebih ketat dan rapi dibanding di Infomedia.
eitss jangan salah, bukan berarti Infomedia itu gampang yaa..
nah Infomedia ini merupakan perusahaan outsorcing yang memperkerjakan call center, mulai dari garuda, bank BRI, dan telkom 147.
kalau untuk garuda, diutamakan harus bisa bahasa Inggris.
kalau saya interview sebagai call center Telkom 147.
awalnya saya nitip lamaran lewat teman saya yang sudah kerja di sana, ada yang dipanggil cepat dan ada yang beberapa bulan kemudian baru dipanggil. alhamdulillah saya di tengah-tengah, hahha..
seminggu kemudian saya dipanggil.
masuk saya presensi, dan diberi kertas untuk mengisi biodata. diurutkan berkas lamaran sesuai intruksi. lalu di kasih kertas kosong untuk meceritakan prestasi yang telah diraih setahun ini.
selesai. kami di bagi menjadi dua kelompok. kelompok pertama untuk psikotes terlebih dahulu. Kelompok lainnya untuk tes mengetik. psikotesnya seperti psikotes umumnya. yang itung itungan, terus gambar, tebak gambar diberi waktu tertentu. ruangannya kurang kondusif karena sebelah kita psikotes, ada kelas training dan hanya disekat papan kayu menyerupai tembok. setelah itu kami interview HR, interviewnya ringan, hanya bertanya seputar diri kita. setelah itu saya lanjut interview Unser, Usernya baiiiikkk banget. salah sebut nama saya saja, minta maap (patut di contoh, haha).
saat interview User saya hanya disuruh menceritakan kesulitan dan kemudahan dua pengalaman kerja terakhir saya yaituuu jadi guru bimbel dan kerja panggilan di Mustika Ratu.
akhirnya pukul 16.00 WIB, pengumuman... dan saya diterima..
syukurnya interview disini tidak selama di Indosat yang memakan waktu sampai magrib huhu.. besoknya saya disuruh datang untuk pembekalan atau aapa itu namanya jam 15.00 WIB. lalu hari berikutnya training....

Tuesday, November 14, 2017

Pengalaman interview Call Center di PT Indosat Ooredoo


Apa kabar sweetheart?
Setelah sekian lama tidak menjamah blog lagi karena merasa tidak ada manfaatnya selain untuk menyimpan tulisan puitis, akhirnya baru disadarkan dengan tema ini “Pengalaman menjadi call center”. Baru sadar. Tenyata blog memberi kita banyak manfaat, salah satunya ya untuk mencari tahu apa yang kita kurang dan sama sekali tidak tahu.
Saya baru lulus dari Universitas Negeri Semarang sweet, minta ucapan selamatnya dong J hahaa….
Saya dinyatakan lulus pada tanggal 25 Oktober 2017. Jadi hitungan kuliah 4 tahun 1 bulan 23 hari. Eittss… jadi bablas ingin cerita pengalaman skripsi nih… wekaweka.
Kembali ke garis merah, jadi setelah selesai berkeringat ria mengejar daftar wisuda, iseng-iseng nih daftar kerja. Banyak bingo perusahaan yang saya lamar dari mulai bank, pabrik, PT, jasa tutor sampai apa lagi lupa sangking banyaknyo. Nah di internet, ada tuh lowongan jadi call center. 

Iseng dong saya sms sesuai formatnya. Sebenarnya saya kurang paham call center kerjanya gimana, saya cari-cari ternyata menangani complain pelanggan. Hemm… saya bisa belajar untuk professional dalam pekerjaan ini.
Saya kira proses konfirmasi lamaran itu lama. Ternyata Indosat gercep sekalee… dua hari kemudian sms saya dibalas dan disuruh datang ke gerai Indosat di Pandanaran, Semarang pukul 08.00. Karena takut memberi kesan kurang baik, saya berangkat dari kos pukul 07.00.  Datang deh kesana, banyak banget yang mau interview juga. Saya kira hanya sepuluh atau lima orang. Haha, prediksi melenceng jauh.
Kami disuruh nunggu di loby dan diberi aturan mainnya sama mbak resepsionis. Lalu kami naik ke lantai 5 khusus karyawan dan pelamar. Jadi yang nganter disuruh nunggu di lantai dasar. Saya sarankan nih sweet, jangan minta diantar, kasihan yang ngantar. Iya kalau kita gak lolos pulangnya mah cepet, nah kalau lolos? Kita pulang bisa sampai Maghrib. Mengapa demikian? Ada keterangan dibawah ini. haha….
Sampai di lantai lima, tenyata ada juga yang di lantai 6 karena gak muat.
Kami disodorkan kertas berisi rincian gaji, cuti, tanggung jawab, hak dan banyak lah. Nah disini yang kurang cocok dengan gajinya boleh langsung pulang. Banyak yang akhirnya pulang. Memang hitungan gajinya dibawah UMR, yaitu 1,4 juta dan tunjangan 4ratus untuk makan dan transport. Malah mbak-mbak samping kiri saya bilang “Lah gaji segini buat apa? Beli lipstick aja kurang”, terus mbak-mbak sampingnya nyautin “Udah gapapa, cari pengalaman training. Itung-itung training gratisan” dan mereka tertawa. Mungkin niat jahat mereka didengar ya… mereka tahap awal gak lolos. Gantian saya yang ketawa jahat, wekaweka.
Saya sempat goyah karena masalah gaji, tapi apa salahnya mencoba? Inikan kali pertama interview. Coba dulu deh… oke, akhirnya kertas tersebut saya tanda tangani. Saya sempat ngobrol dengan samping kanan saya, tenyata dia lulusan kebidanan dan sepat bekerja. Dia memilih keluar dan daftar disini. Wah berarti pekerjaan ini tidak terlalu buruk. Tapi ternyata mbak kanan saya tidak diterima.
Pukul 12.00 WIB saya baru dipanggil setelah hampir bertelur karena pantat panas nunggu lama. Saya berhadapan dengan mas-mas HRD yang gak sempet kenalan, tapi dia tahu nama saya (haha… iya lah secara dia pegang lamaran saya). Beliau mempersilahkan saya memperkenalkan diri. Tips nih buat sweetheart, kalau disuruh seperti itu. Sweetheart jangan hanya memperkenalkan nama, alamat, nama orang tua, nama nenek, nama tetangga atau nama yang gak berkaitan dengan hal ini. Sweetheart ceritakan juga pengalaman kerja dulu, kerja gak harus pakai jas, duduk rapih, dandan menor yaa!!!! Kalau misal dirumah punya warung atau jualan online, jual jengkol, jual sempak, jual beha (eits… stop… makin saru) haha… Sweetheart bisa ceritakan tuh. Itu bisa jadi point lebih buat Sweetheart dari pelamar yang lain.
Lalu disuruh perkenalan diri pakai bahasa English, set dah … haha, untung saya setelah dapat sms panggilan langsung belajar di tutor sama honey bunny sweethome :* Nah tips nih, apabila perkenalan, Sweetheart tutup dengan kalimat yang dikuasai. Karena biasanya kalimat penutup lebih menonjol dari kata-kata yang lain (kayak kata-kata mantan wkwk). Misal, kalau Sweetheart semasa kuliah gak ada satupun ilmu yang nyantol (kebangetannya kayak saya, haha) Sweetheart jangan tutup perkenalan dengan jurusan Sweetheart. Tutup kalimat dengan hobi, nah kalau ditanya mengenai hobi kan biasanya lebih menguasai dari pada harus menjelaskan materi-materi selama kuliah.
Contoh nih saya waktu perkenalan, my name is …. You can call me… Iam graduated from Semarang State University major Indonesian literature. I very love reading novels Tere Liye.
Entahlah itu bahasa Inggrisnya bener apa nggak, yang penting kalau ngomong ‘R’ saya tekuk lidahnya biar kayak bule. Hahaa…
Lalu saya ditanya mengapa ingin kerja disini. Kalau yang ini pinter-pinter deh cari referensi, yang penting jujur tapi diolah dengan kata-kata yang baik.
Setelah itu saya disuruh datang lagi pukul 14.00, nah saya heran Sweetheart. Soalnya, kebanyakan sebelum saya pada disuruh nunggu kabar dua sampai tiga hari. Hem… tips nih, kalau disuruh nunggu berhari-hari, Sweetheart jangan benar-benar nurut nunggu sambil jumpalitan di kos yaaa. Bisa jadi itu kata halus HRD sebagai ungkapan bahwa lamaran ditolak.
Nah sudah pukul 14.00
Kami diberi soal dua halaman, satu halaman pakai bahasa inggris dan ada listeningnya, ada juga yang disuruh menceritakan hobi 2 paragraph pakai bahasa inggris. Ini gak dijaga ketat, jadi Sweetheart kalau mau nakal dikit bisa translate.
Terus ada tes logika, (muter2 gambar balok), ngitung susunan angka. Tips nih buat ngitung susunan angka, setiap susunan akan diberi waktu satu menit kalau mbaknya bilang pindah, nah Sweetheart langsung pindah menghitung susunan berikutnya. Usahakan batas tinggi hitungan antar susunan jangan terlalu jauh ya…
Ada juga Sweetheart harus menggambar sesuatu dari sebuah titik, garis atau coretan yangn sudah ditentukan. Usahakan jangan urut ya… kalau urut kita biasanya dinilai sebagai orang yang kaku. Nanti Sweetheart disuruh menandai mana yang paling disukai, paling mudah dan kurang disukai.
Terus disuruh gambar pohon,  selain pohon beringin, pisang, bambu apa lupa haha… usahakan sisa kertas di kanan kiri yang tidak digambar itu seimbang. Gambar pohon ditengah, dan gambarlah secara detail seperti buah, ranting, dahan, (ulet, sarang burung haha.. kalau ini berlebihan.)
Lalu kita disuruh menggambar manusia LENGKAP
Mengapa LENGKAP saya capslk? Karena ada cerita lucu saat itu. Saya dengar dengan jelas mbaknya bilang manusia lengkap, jadi saya gambar lengkap dengan payudara dan alat kelamin (wkwkwk). Lalu kita disuruh memberikan nama, umur, kegiatan yang sedang dikerjakan, kejelekan dan kebaikan.
Tips dari “Anisa” teman saya, kalau kita gambar orang, gambar sesuai posisi yang sedang kita lamar.
Akhirnya sekitar pukul 16.00 psikotest yang melelahkan selesai.
Nah habis ini tes suara, Sweetheart akan ditelepon ke nomor Sweetheart yang sudah dicatatkan dengan membaca teks yang sudah tersedia. Tips nih, jangan sampai suara terdengar medok dan nada dijaga seperti sedang mengobrol dengan pelanggar.
Akhirnya tahap terakhir, tes mengetik.
Sweetheart akan diajak ke ruang training, di sana ada banyak Komputer. Sweetheart harus mengetik cepat dan tepat selama 2 menit. Tips lagi nih, periksa dulu (dengan cepat) sebelum menekan spasi. Karena apabila telah menekan spasi, maka tulisan tersebut terkunci dan tidak dapat diubah. Sweetheart harus bisa menyelesaikan minimal satu teks yang terlihat dan kesalahan tulisan minimal 95%. Tinggal tunggu deh ditelpon untuk konfirmasi training beberapa hari lagi.
Setelah itu bisa pulang, saya sampai kos pukul 19.30 WIB. Melelahkan sekali. Tapi cukup efektif karena diselesaikan dalam satu hari.  
<3 <3 <3 mbak mbak dan mas mas call center. Ternyata perjuangan begitu melelahkan. Maafkan saya karena terlalu menganggap pekerjaan ini mudah. Huhu…

Untuk pengalaman training. Setelah ini saya tuliskan. 

Saturday, November 11, 2017

Review Cuci Muka Clean & Clear Natural Bright Face Wash



Aku sering pengin banget jadi putih, coba sana sini pakai cream pemutih dan cuci mukanya sekalian. Dulu pakai sabun pemutih yang gak ada tulisan merk nya haha… (warnanya hijau dan baunya wangi), ada efeknya sih jadi putih. Tapi ragu sama kandungan bahannya. Terus aku memutuskan untuk berhenti dan pakai garnier warna pink itu, kalau gak salah namanya sakura white, baru habis satu tube dan belum kelihatan hasilnya (gak ada puasnya haha..).
Akhirnya tertarik juga pakai Clean & Clear Natural Bright Face Wash karena sering lihat iklan di Youtube gara-gara bosen cari jurnal buat nulis skripsi. Awalnya ragu, tapi gak salah juga kan coba-coba?
Iklannya menarik banget, mendukung cewek Indonesia yang punya beragam warna kulit untuk pede dan bangga dengan warna kulitnya sendiri. Kebetulan saya hitam manis hehe…
Pengin banget punya kulit putih, tapi saat kuliah banyak yang bilang kalau hitamku tuh bersih dan cantik. Jadi gak perlu ngiri pengin putih. Dannn…. Pas banget, lihat iklan Clean & Clear Natural Bright Face Wash terbaru itu, terus lihat pemeran dari berbagai latar belakang kecerahan kulitnya, ada yang putih, kuning, sawo matang, hitam, hitam bangett…mereka cantik alami.
Jadi tertarik deh pakai produk ini. akhirnya beli di minimarket setelah bermenit-menit nimbang-nimbang antara beli garier lagi atau produk ini. isinya 100ml harganya lupa hihi….
Warnanya cantik, pink trasparan, cewek banget… dan ada gelembung-gelembung udara didalamnya. baunya sih lumayan bersahabat. Karena kebiasaan pakai cuci muka yang teksturnya kayak cream, pas pakai produk ini jadi aneh. Takaran pemakaian harus 2x lebih banyak dari cuci muka cream biasa (contoh : facial wash cream gariner). Jauh lebih boros. Berhubung aku anak kos, jadi borosnya kerasa banget (maklum harus pinter-pinter pakai duit).
Busanya gak terlalu banyak, mungkin kalau di pelajaran lingkungan hidup produk kayak gini lebih ramah lingkungan. Tapi kurang ramah di hati xixii… karena kalau busanya gak kerasa, muka jadi kurang kerasa terjamahnya (ceile…)
Terus bilasnya harus pakai air banyak, karena kalau hanya tiga sampai empat kali bilas. Rasanya cuci muka ini masih nempel aja.
Dannn… dalam ekspetasi ku, muka asliku yang hitam akan terlihat memancarkan cahaya kecantikan aslinya. Tapi kok biasa-biasa aja ya sampai saat ini? haha…. (mungkin ini karena sifat kurang sabarku padahal baru habis dua pertiga botol.)
Aku berniat, setelah habis satu botol ini. aku akan pakai produk lain saja yang teksturnya cream dan banyak busa, haha… biar lebih irit.

Ini pendapat dari pengalaman pribadi loh… mungkin masih ada review bagus soal produk ini dari lain sumber. 

Saturday, May 14, 2016

Skenario naskah dari cerpen "Kelabu yang Kelabu"

SINOPSIS
Skenario “Kelabu yang Kelabu” berasal dari cerpen berjudul “Kelabu yang Kelabu” karya Rahayu. Cerpen tersebut terinspirasi dari kisah nyata seorang wanita (Sukma) yang diselingkuhi suaminya (Mario). Setelah sekian lama mereka berpisah, keduanya dipertemukan dengan keadaan yang sudah jauh berbeda. Mereka bertemu setelah dua puluh dua tahun, Mario telah mempunyai anak bernama Maya yang kini menjadi perawat di rumah sakit tempat Sukma dirawat. Sedangkan istri Mario (Melati) yang dulu menjadi penyebab perpisahan mereka telah meninggal bunuh diri setelah melahirkan Maya. Melati mengalami tekanan batin karena merasa bersalah telah berhianat kepada Sukma (sahabatnya) dengan menjadi selingkuhan Mario. Selama dua puluh dua tahun Mario tinggal berdua dengan Maya. Suatu hari Maya dipindah tugaskan ke sebuah rumah sakit baru. Disitulah cerita dimulai, Maya ditempatkan diruang psikiatri tempat orang yang mengalami gangguan jiwa dan pikiran dirawat. Maya bertemu dengan Sukma, kata perawat yang lain Sukma adalah  pasien yang pendiam dan tidak pernah merespon pada keadaan sekitar. Namun setelah melihat Maya, Sukma menjadi sering mengamuk. Ini membuat Maya dipindah ke ruang yang lain. Mario yang mendengar cerita tentang Sukma dari Maya merasa penasaran. Kemudian Mario mencari tahu tentang Sukma dan mendanginya. Akhirnya mereka bertemu, Sukma masih menyimpan dendamnya, mengetahui bahwa dugaanya benar tentang Maya yang merupakan hasil hubungan gelap dengan Melati, Sukma mengamuk dan berusaha mencari Maya untuk membunuhnya.
Cerpen “Kelabu yang Kelabu”
1. INT. RUMAH SAKIT. RUANG PSIKIATRI- PAGI HARI
CAST : MAYA. SUKMA
Maya. 21 tahun. berjalan menuju ruang psikiatri. Didalam ruang tersebut ada Sukma. 46 tahun. Memainkan bungkusan kain menyerupai bayi. Sukma menimang-nimang bungkusan kain tersebut layaknya seorang bayi. Maya mendekat untuk memperkenalkan diri.
MAYA
(TERSENYUM) Selamat siang ibu, apa kabar? Saya Maya
MAYA
(TERSENYUM LAGI) Ibu nanti kalau perlu apa-apa sama saya ya
SUKMA
(MENATAP MAYA DENGAN CURIGA)
MAYA
Tidak apa-apa bu. Eh, itu apa bu digendong-gendong
SUKMA
(MENEPIS TANGAN MAYA LALU BERGESER KE POJOK)
MAYA
Yasudah kalau tidak boleh. Saya permisi dulu ya bu
MAYA
( MENGAMUK SAMBIL BERBICARA TIDAK JELAS. TANGANNYA MENGGARUK-GARUK LANTAI BERUSAHA MENCARI SESUATU UNTUK MELEMPARI MAYA)
Aaaaargh… wus awus hah hah
MAYA
(KAGET, BINGUNG) Bu kenapa bu?
2. INT. RUMAH SAKIT. RUANG INFORMASI-SIANG HARI
CAST : MAYA. LISA
Maya masih kaget dengan kejadian yang dialaminya tadi. Dia bercerita kepada Lisa 23 tahun bidang informasi yang mengetahui keadaan pasien.
MAYA
Lis, ibu-ibu itu kok sensi banget sama aku? Apa memang begitu?
LISA
(cuek dan sibuk dengan menulis-nulis dibuku pasien)Ibu-ibu siapa sih?
MAYA
Yang diruang psikiatri itu loh. Yang bawa gendongan itu
LISA
Oh ibu Sukma. Ibu itu selalu mojok kok. Gak pernah mau ngomong sama orang
MAYA
(PENASARAN) Sering ngamuk?
LISA
Enggak
MAYA
Tadi kok sama saya mengamuk gitu?
LISA
(HERAN) Yang bener?
MAYA
(TIDAK MENJAWAB)

3. EXT. PINGGIR JALAN-SORE HARI
CAST : MAYA. LISA
Maya masih penasaran tentang Sukma. Dia berusaha mencari tahu tentang Sukma kepada Lisa yang sudah lebih dulu bekerja disana. Maya membarengi langkah Lisa yang sedang berjalan pulang sendiri dari rumah sakit.
MAYA
Lisa, hei. Jalan sendiri? Suami gak jemput?
LISA
Iya nih. Suamiku lagi lembur. Kamu juga sendiri? Pacar kemana? Haha, makannya cari dong.
MAYA
(TERSENYUM KECUT) Apaan sih Lis
MAYA
Eh ngomong-ngomong, bu Sukma kok bisa begitu kenapa?
LISA
Oh, di riwayat sih katanya bu Sukma itu dulu keguguran jadi gila.
MAYA
(MENGHENTIKAN LANGKAH) Keguguran kok bisa sampai gila? Lah suaminya gimana?
LISA
Nah itu, dia cerai dulu sebelum tau kalau dia hamil. Terus keguguran deh
MAYA
Loh, aneh. kenapa bisa cerai?
LISA
Diselingkuhin!

4. EXT. TERAS RUMAH-SORE HARI
CAST : MAYA. MARIO
Maya pulang bekerja dengan muka lusuh menyapa papanya (Mario. 52 tahun) yang sedang menikmati kopi dan membaca Koran. Maya menceritakan tentang Sukma. Mario kaget karena mirip dengan mantan istrinya.
MAYA
(MENCIUM TANGAN MARIO LALU DUDUK DISEBELAHNYA)Sore pa, santai banget nih
MARIO
 Iya, gimana kerja hari pertama ditempat baru?
MAYA
(MENGHELA NAPAS) Ya gitu deh pa, capek
MARIO
Ada masalah?
MAYA
Ada pa. Maya ditempatin diruang psikiatri. Disana ada pasien yang bikin Maya kasihan. (MENGHELA NAPAS)
 Namanya bu Sukma denger-denger dari teman kerja Maya, bu Sukma stress gara-gara keguguran. Dulu dia cerai sama suaminya gara-gara diselingkuhin, dia baru tau kalau hamil setelah sidang cerai. Tapi terus keguguran
MARIO
(MELAMUN)
MAYA
 pa… papa…
(KERAS)
papa!
MARIO
(KAGET) Eh iya
MAYA
(SEBAL) Papa kok malah bengong sih, Maya lagi cerita juga
PAPA
Duh maap sayang
 (MELIHAT JAM TANGAN)
papa inget ada janji telpon client. Papa masuk dulu ya. Kamu jangan lupa mandi istirahat makan
(MENGUSAP KEPALA MAYA)
MAYA
Dih papa

5. INT. KAMAR MARIO-SORE HARI
CAST : MARIO
Mario duduk dipinggir tempat tidur, muka terlihat sedih. Lalu tangannya menggapai laci yang ada disamping tempat tidur. Mengeluarkan secarik kertas, dibacanya lagi. Lalu berbicara sendiri.
MARIO
(SEDIH) Sukma? Apa yang diceritakan tadi memang Sukma mantan istriku? Apa benar? Aku harus mencari tahu tentang wanita yang diceritakan Maya itu. Aku harus memastikan itu Sukma atau bukan.
(MELIHAT KEARAH FOTO PEREMPUAN DIATAS MEJA. MENANGIS)
 Melati kau masih ingat? Sukma yang dulu

6. INT. RUANG MAKAN-PAGI HARI
CAST : MARIO. MAYA

Mario sedang duduk menikmati sarapan di meja makan. Maya keluar kamar, berseragam perawat rapi dan menghampiri Mario.
MAYA
(CERIA) Pagi pa
MARIO
(MEMUJI) Pagi sayang. Wah semangat sekali anak papa pagi ini
MAYA
(TERSENYUM) Iya dong pa, pokoknya Maya harus bisa menaklukan bu Sukma
MARIO
 (TERSEDAK) Uhuk-uhuk
MAYA
  (MENYODORKAN MINUM. KHAWATIR) Papa kenapa pa. makannya pelan-pelan dong pa
MARIO
(BERUSAHA BERBICARA) Uhuk-uhuk, papa Cuma senang kamu bersemangat seperti itu
MAYA
Pa, ada yang salah dari penampilan Maya pa? Maya jelek ya pa?
MARIO
Haha… Kamu cantik sayang, cantik mirip sekali sama mama
MARIO
memangnya kenapa sih sayang? kok tanya begitu?
MAYA
Maya heran sama bu Sukma pa. Bu Sukma sama perawat lain diem aja nurut. Tapi sama Maya, ngamuk terus. Maya jadi ngerasa ada yang salah sama Maya
MARIO (V.O)
Apa benar yang dimaksud Maya itu Sukma? Ya Tuhan, mengapa bisa mereka bertemu. Aku harus secepatnya mencari tahu
MAYA
Pa, papa!
MARIO
(KAGET) Eh iya
MAYA
(HERAN) Papa kok hobinya ngelamun terus sih sekarang
MARIO
Haha… papa kan lagi ndengerin kamu sayang. Sudah siang nih, papa nanti telat. Kamu cepat-cepat sarapan. Papa berangkat dulu ya
(BERDIRI LALU MENGAMBIL TAS KERJA)

7. EXT. MOBIL-PAGI HARI
CAST : MARIO. PENYEBRANG
Mario masih memikirkan tentang Sukma. Sangat gelisah, hampir saja ia menabrak seorang pria paruh baya 48tahun yang sedang menyeberang jalan.
MARIO
(PANIK) Aduh maap pak maap saya tidak sengaja
PENYEBRANG
(MARAH) hati-hati dong pak
MARIO
(MERASA BERSALAH) Iya pak. Saya minta maap. Apa perlu saya antar ke rumah sakit?
PENYEBRANG
(KETUS) Udah nggak usah
8. EXT. TERAS RUMAH. SORE HARI
CAST : MARIO. MAYA
Maya berjalan lemas melewati teras rumah sampai tidak melihat Mario yang sedang bersantai menikmati kopi. Mario penasaran lalu menanyai Maya.
MARIO
Maya, kok lemas begitu sih? Sampai-sampai gak lihat ada papa disini
MAYA
(MENUNDUK) Maya gagal pa
MARIO
Gagal kenapa sayang? Sini duduk cerita dulu sama papa
MAYA
(DUDUK) Bu Sukma makin menjadi-jadi
MARIO
Hah? Kenapa bisa?
MAYA
Maya juga gak tahu pa, Maya Cuma berusaha kenalan sama bu Sukma. Tapi bu Sukma malah teriak-teriak sambil marah-marah. Kalau Maya gak salah dengar, bu Sukma manggil Maya dengan nama Melati. Nama mama pa
MARIO
Benar begitu sayang?
MAYA
Masa Maya bohong. Yang Maya heranin, kok bu Sukma tahu nama mama ya pa? Apa bu Sukma kenal mama? Terus karna Maya mirip mama, bu Sukma ngira Maya itu mama?
MARIO
(MENGGODA MAYA) Ah gak mungkinlah sayang. dunia tidak sesempit itu. Sudah sana masuk, istirahat. Nanti ikutan stress loh
MAYA
Ah papa bisa aja
9. EXT. HALAMAN RUMAH-PAGI HARI
CAST : MAYA
Maya bersemangat berangkat kerja. Membuka pintu rumah lalu berlari ceria menyusuri halaman rumah dengan mengenakan seragam perawat seperti biasa.
MAYA
(BERTERIAK) Maya berangkat dulu ya pa
MARIO (V.O)
Iya sayang
10.         INT. RUMAH SAKIT-PAGI HARI
CAST : MAYA. SUSTER
Sesampainya di rumah sakit, Maya bersiap-siap untuk bekerja. Seorang suster 32 tahun menghampiri Maya memberitahukan bahwa Maya pindah ruang.
SUSTER
Maya kamu pindah ke ruang Melati ya
MAYA
(HERAN. PROTES) Loh kenapa saya pindah sus? Saya kan psikiatri baru tiga hari
SUSTER
iya, ini demi keselamatanmu dan kesembuhan bu Sukma. Tidak tahu kenapa bisa bu Sukma malah jadi sensitive setelah dirawat kamu
(PERGI)
MAYA
(KESAL) Mengapa harus begitu, padahal aku sedang berusaha mendekatkan diri dengan bu Sukma
11.         INT. RUMAH SAKIT. RUANG PSIKIATRI- PAGI HARI
CAST : SUSTER. SUKMA
Pada pagi hari, pasien dibawakan obat untuk diminum. Suster pengganti Maya masuk ruang tempat dirawat Sukma
SUSTER
(TERSENYUM) Bu Sukma, sudah makan?
SUKMA
(MENGANGGUK. PANDANGAN HAMPA)
SUSTER
Obatnya diminum dulu ya
SUKMA
(BERTERIAK KEARAH PINTU LUAR) Heh, pegi-pegi. Mlati pegi. Arrggh…
12.         INT. RUMAH SAKIT. LORONG PSIKIATRI- PAGI HARI
CAST : MAYA. SUKMA. SUSTER
MONTAGE :
1) Maya mengintip kedalam ruang Sukma diam-diam
2) Sukma menyadari keberadaan Maya
3) Sukma berteriak-teriak
4) Maya kaget
5) Maya berlari menjauh
6) Suster bingung
13.         INT. RUANG TAMU-SORE HARI
CAST : MAYA. MARIO
Maya terlihat sangat lelah dan kecewa. Mario sedang duduk santai diruang tamu sambil menonton televisi. Maya bercerita tentang kejadian dirumah sakit.
MAYA
(LETIH) Papa, Maya pulang
MARIPO
Loh kok kelihatan sebal gitu. Ada masalah?
MAYA
(KECEWA) Bu Sukma lagi-lagi ngamuk lihat Maya pa
MARIO
(KHAWATIR) Tapi kamu gak kenapa-napa kan sayang?
MAYA
Enggak pa, Maya langsung lari takut ketahuan suster yang lain
MARIO
Lagian kamu dibilangin juga susah, jangan kesana lagi. Nanti kamu dicekek gimana?
MAYA
Ih papa. Udah deh, Maya mau mandi. Kramas biar seger
(PERGI)

14.         INT. RUMAH SAKIT. RUANG INFORMASI- SIANG HARI
Mario akhirnya datang ke rumah sakit untuk memastikan Sukma yang sering diceritakan Maya adalah mantan istrinya atau bukan. Kepada Lina ia mengaku sebagai saudaranya.
MARIO
Permisi sus, saya mau menjenguk pasien yang namanya bu Sukma
LINA
Em bapak siapanya ya?
MARIO
Em, saya keluarganya. Kakak sepupu
LINA
Oh iya, mari silahkan saya antar
15.         INT. RUMAH SAKIT. LORONG-SIANG HARI
CAST : MARIO. LINA
Mario dan Lina berjalan menyusuri lorong menuju ruang tempat Sukma dirawat. Mario merasa ragu-ragu, langkahnya terasa berat. Namun ia paksakan untuk menemui Sukma yang ia duga mantan istrinya itu. Ia meremas-remas tangannya untuk mengusir gelisah.


16.         INT. RUMAH SAKIT. RUANG PSIKIATRI- SIANG HARI
CAST : MARIO. LINA. SUKMA
Lina berdiri disamping bu Sukma yang sedang duduk menatap hampa keluar candela. Lina menawarkan diri untuk menemani Mario. Mario menolak.
LINA
Silahkan pak
MARIO
(RAGU) Eh iya sus
LINA
(RAMAH) Saya tinggal atau tunggu pak?
MARIO
Tinggal saja sus
LINA
Baik pak saya permisi
(PERGI)
MARIO
Sukma, kau kah itu?
SUKMA
(GEMETAR. MENAHAN TANGIS) kau… kau…
MARIO
Sukma, mengapa kau sekarang menjadi seperti ini? ya Tuhan, kau menjadi kurus seperti ini
SUKMA
(MENETESKAN AIR MATA) Mau apa kau kemari? Bagaimana kau tahu aku disini?
MARIO
Aku mau minta maap Sukma
(MERAIH TANGAN SUKMA)
Aku menyesal
SUKMA
Aku membencimu!
(BERBICARA LIRIH. TEGAS.)
dimana pelacurmu itu. Hah!”
MARIO
Aku tak punya pelacur Sukma
SUKMA
Melati, dimana dia hah! Aku harus menemuinya, aku akan menjambak rambutnya, menggunting bajunya dan menginjak-injak mukanya agar sejelek aku
MARIO
(MEMBUJUK. GEMETAR) Kau cantik Sukma
SUKMA
(MEMBENTAK) Dusta kau. Dimana dia? Hah!
MARIO
Melati sudah meninggal
SUKMA
Pasti dia masuk neraka
(TERTAWA PUAS)
Haha… Padahal aku belum sempat menjambaknya. Kenapa kau biarkan dia mati dulu?
MARIO
(LEMBUT) Sudah Sukma sudah
SUKMA
(MELOTOT) Lalu mana anak haram itu?
MARIO
Dia sudah dewasa, cantik, baik namanya Maya
SUKMA
Maya? Hah, pasti dia liar seperti pelacurmu itu
MARIO
Tidak Sukma, dia anggun, dia berusaha dekat denganmu selama dua hari kemarin. Dia yang merawatmu
SUKMA
Jadi benar dugaanku itu, perawat itu adalah anak harammu
(MEMBENTAK) hah!
Jika aku tahu, seharusnya dia kucekek sampai mati waktu itu. Sialan!
(MENGAMUK) Mana dia? Aku tak akan pernah membiarkan dia lolos.
Sukma berusaha lari keluar dan mencari Maya, namun dicegah oleh Mario

SUKMA
(BERTERIAK) lepas, lepaskan aku lepas!
MARIO
(PANIK. MEMELUK SUKMA)
SUKMA
(MERONTA)
MARIO
Suster tolong suster, suster cepat!
Suster berlari menuju ruangan berusaha menenangkan Sukma. Kedua tangan Sukma dipegang. Lalu lengan kirinya disuntik obat penenang.  Suster yang lain menyuruh papa keluar.
Papa keluar terlihat kecewa.

Contoh Skenario VideoClip "Sahabat Sejatiku" Sheila On 7


Lirik
Menit
Adegan
Sahabat Sejatiku
Hilangkah Dari Ingatanmu
Di Hari Kita Saling Berbagi
0- 00.29
Pada pagi hari, seorang anak laki-laki 1 berseragam keluar dari rumahnya (rumah berada diperumahan yang mempunyai halaman luas dan banyak bunga)
Berlari kecil menuju rumah sebelahnya dan berteriak-teriak
Dengan Kotak Sejuta Mimpi
Aku Datang Menghampirimu
Kuperlihat Semua Hartaku
00.30- 00.40
Anak laki-laki 2 dengan seragam yang sama keluar sambil berlari menghampiri anak laki-laki 1, ibunya dibelakang memanggil-manggil sambil melambaikan bekal makan
Kita S'lalu Berpendapat
Kita Ini Yang Terhebat
Kesombongan Di Masa Muda Yang Indah
00.41- 00.52
Mereka berlari bersama. Anak laki-laki 1 berhenti dan memukul anak laki-laki 2 lalu menunjuk kea rah ibunya untuk mengambil bekal
Aku Raja Kaupun Raja
Aku Hitam Kaupun Hitam
Arti Teman Lebih Dari Sekedar Materi
00.53- 01.05
Anak laki-laki 2 menghampiri ibunya untuk mengambil bekal. Ibunya memberikan lalu mencium kening anak laki-laki 2
Pegang Pundakku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Mulai Lelah?
Lelah Dan Tak Bersinar
Remas Sayapku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Ingin Terbang?
Terbang Meninggalkanmu
01.05- 01.30
Mereka berlari kecil sambil bercanda sepanjang jalan menuju sekolah
Intro

01.30-01.35
Mereka sampai digerbang sekolah dan berlari lebih cepat menuju kelas
Ku S'lalu Membanggakanmu
Kaupun S'lalu Menyanjungku
Aku Dan Kamu Darah Abadi
01.36-01.45
Mereka saling contek-contekan saat ujian
Demi Bermain Bersama
Kita Duakan Segalanya
Merdeka Kita, Kita Merdeka
01.46- 01.57
Malam hari dikamar.
Anak laki-laki 2 tidur diatas ranjang, berselimut. Ibunya mematikan lampu sambil mengucapkan selamat tidur. Pintu ditutup.
Pegang Pundakku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Mulai Lelah?
Lelah Dan Tak Bersinar
Remas Sayapku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Ingin Terbang?
Terbang Meninggalkanmu
01.58- 02.25
Anak laki-laki 1 muncul dari kolong tempat tidur, anak laki-laki 2 membuang selimutnya. Mereka bergegas keluar kamar melalui jendela.
Intro
02.25- 02.38
Mereka duduk dipinggir jalan raya mengamati kendaraan lewat
Tak Pernah Kita Pikirkan
Ujung Perjalanan Ini
Tak Usah Kita Pikirkan
Ujung perjalanan ini
02.39- 02.49
Pagi hari, ibu dari anak laki-laki 2 membuka kamar anaknya dan memberitahu agar bergegar karena sudah terlambat
Dan tak usah kita pikirkan
Ujung perjalanan ini


02.50- 03.10


Anak laki-laki 2 bergegas dibantu ibunya. Berseragam kacau, mulutnya menggigit roti dan tangannya mengikat sepatu
Intro
03.11-04.00
Mereka keluar rumah bersamaan dan berlari lebih cepat ke sekolah dengan berseragam kacau karena terburu-buru